Travelogic: Ke Tanah Papua

BANDARA RENDANI. Pagi Minggu, 30 September, sekira pukul 6.00 WIT pesawat Batik Air dengan nomor penerbangan yang sudah aku lupakan dengan sengaja, mendarat mulus di landasan pacu, terminal udara Rendani, Manokwari, Papua Barat. Sekira 5 jam sebelumnya pesawat penumpang ini bertolak dari terminal udara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang. Menyusur gelap malam pada ketinggian antara 30-35 ribu kaki dengan jarak tempuh 3083 kilometer. Menyeberangi Laut Jawa, melintas langit Makassar dan Kendari, lalu menyeberangi gugusan kepulauan Maluku di Laut Banda, alhamdulillah, tanpa¬†mengalami turbulensi yang berarti. Di pesawat ini, aku, istri dan anak adalah salah tiga di antara ratusan penumpang lain yang dari Jakarta hendak pergi atau pulang ke Manokwari. Continue reading “Travelogic: Ke Tanah Papua”