Sebuah Penghormatan: Diyusilashky Hanafivov

SEJAK AKTIF menulis di steemit aku punya target yang belum juga kesampaian. Kendati telah setahun lebih aku punya akun di sini, target itu selalu kucanangkan tiap pekan akhir bulan. Tepatnya ketika menyadari jumlah tulisan yang tayang di steemit kurang dari jumlah hari dalam bulan tersebut. Jelas adanya. Target yang kumaksud itu adalah menulis setiap hari. Sebulanan penuh. Tidak bolong-bolong. Layaknya menjalankan kewajiban puasa di bulan Ramadhan.

Apa hendak dikata. Berkali-kali kucanangkan target pribadi nan mulia itu di dalam hati. Berkali-kali pula gagal adanya. Semua bulan yang terlewatkan, ada banyak hari di mana aku alpa menulis setiap bulannya. Kini September telah di depan mata. Setelah kukulik sedemikian rupa aktivitas akun steemitku. Agustus ini adalah satu bulan yang paling banyak bolongnya. Tentu saja bolong dalam hal menulis.

Continue reading “Sebuah Penghormatan: Diyusilashky Hanafivov”

25

Tiga Lagu Aceh Dalam Album Musik Etnik Dunia

SEKIRA DUA tahun setelah bencana maha dahsyat Smong 26 Desember 2004 melanda Aceh, dan beberapa negara lainnya. EarthSync, satu label rekaman sekaligus produser konten audio dan visual, asal Chennai, India Selatan melakukan satu proyek musik. Yaitu penggarapan musik etnik lintas negara. Meliputi negara-negara yang dihantam bencana Smong, seperti Sri Lanka, Maldives, India, dan Indonesia. Laya Project. Begitu nama proyek tersebut, yang kemudian dijadikan pula sebagai nama album bagi keseluruhan musik yang digarap.

Continue reading “Tiga Lagu Aceh Dalam Album Musik Etnik Dunia”

38

5W 1H & Kebingungan Bikin Berita Bernarasumber Politikus Bebal

SEWAKTU JADI juru kabar di salah satu media online-tak online Aceh yang sekarang sudah tak tahu kemana oleh sebab keambisiusan pemiliknya. Menulis berita adalah tuntutan jika tak ingin disebut kewajiban. Berbekal surat magang—dari pertama masuk dan hingga keluar, entah kenapa aku tak punya sebiji pun kartu pers—aku belajar sekaligus berlatih menulis setiap hari. Menulis berita tentu saja. Mulai dari berita harga emas, kecelakaan lalu lintas, bencana alam, harga cabai, kekerasan terhadap anak, sampai berita politik yang notabene narasumbernya suka beri pernyataan tak sesuai konteks pertanyaan yang kuajukan.

Untuk ukuran menulis berita, terutama jenis berita langsung (straight news), boleh dikata gampang-gampang susah. Gampang jika berita dimaksud cuma sebatas laporan harga-harga atau kejadian-kejadian tertentu. Formula 5W 1H (what, who, when, where, why, dan how) dengan mudah diaplikasikan.

Continue reading “5W 1H & Kebingungan Bikin Berita Bernarasumber Politikus Bebal”

28

Bersin, Tisu, Cinta yang Buyar Karenanya

MALAM BISU. Yang bersuara adalah kipas angin, nyamuk, jangkrik, cicak sesekali, dahan pohon jambu yang menggesek seng atap rumah ketika di terpa angin, juga suara bersin-bersinmu sejak setengah jam lalu. Tadinya kau menggunakan tisu untuk mengelap ingus dan liur oleh sebab bersin-bersin itu, tapi kini kau beralih pada lengan baju. Kendati terang betul perbedaan mengelap ingus dengan tisu dan lengan baju, terutama terletak pada kelembutannya ketika kena kulit lubang hidung.

Continue reading “Bersin, Tisu, Cinta yang Buyar Karenanya”

35

Betapa Suntuknya Orang Aceh

Selain bioskop, tempat rekreasi hampir sama nihilnya, misalnya kebun binatang. ~ Tirto.id


BERSEBAB STANDAR orang-orang yang baru datang dari Jakarta dalam hal tempat cari hiburan adalah segala bentuk tempat berbayar. Mahal-mahal. Semisal bioskop. Kebun binatang. Starbuck. Tempat karaoke. Maka betapa kasihan orang-orang kita di Aceh. Kita sama sekali tak punya tempat berstandar seperti itu. Kepingin nonton film kita cuma bisa melototin layar laptop dengan nonton streaming di indoxxi dot com. Itu pun mesti nunggu yang versi bluray dulu.

Continue reading “Betapa Suntuknya Orang Aceh”

71

Narasi Kota Kita: Ulee Lheue Satu Petang, Mural Tauris Mustafa Berjudul Ibadah Ikan

INI HARI senja tak turun di Ulee Lheue. Padahal sore sudah hendak menyatu dengan maghrib. Ada mendung menggantung. Seantero langit kelabu. Matahari terpacak di atas Pulau Bunta. Kecil nyalanya. Seperti cahaya bohlam kekurangan daya listrik. Ada mendung yang membuatnya sesemaput orang tua uzur. Dan Ulee Lheue menampilkan diri dalam kesenduan seorang istri menanti suaminya pulang. Setelah berbulan-bulan dijemput paksa para tentara pergi entah kemana. Sesendu perempuan dalam lirik lagu Pikee dalam album Bantayan. Inong tahee ji duek bak pinto. Agam baro hana meuho ka. Baluem kasoh boco bak tageue. Aneuk ka glue lagee bacee lam paya.

Continue reading “Narasi Kota Kita: Ulee Lheue Satu Petang, Mural Tauris Mustafa Berjudul Ibadah Ikan”

38

Parijo Ronokuromo Diculik

PEKAN KEDUA bulan Agustus 1995. Tak diingatnya lagi tepatnya tanggal berapa. Parijo Ronokuromo mendapati dirinya terbangun di pinggir jalan lingkar Kota Yogya dalam keadaan telanjang. Bulat. Jangankan seutas benang masih menyemat di tubuh kerempengnya. Rambut kepalanya pun sudah tak ada. Botak. Tak hanya itu, bulu-bulu penting di organ luar tubuhnya juga plontos semua. Alisnya hilang. Bulu mata juga. Yang masih tetap seperti sedia kala adalah bebuluan di selangkangannya. Keriting, tumbuh serampangan persis seperti belukar di tanah kosong yang tak kena hirau pemiliknya selama bertahun-tahun.

Continue reading “Parijo Ronokuromo Diculik”

30

Catatan Ini Kutulis Ketika

AKU TULIS catatan ini ketika. Hujan turun sebentar saja dan angin tengah ribut-ributnya di luar rumah. Itu bersamaan dengan naiknya sebuah status media sosial seorang seniman yang merasa diri sudah benar-benar seniman sejati hanya gara-gara pernah menulis sebiji dua biji puisi, yang mengatakan perhelatan PKA kali ini gagal. Menurutnya kegagalan itu disebabkan banyak hal. Ia menjabarkannya satu-satu, tapi satu hal yang tidak mau diakuinya di situ. Bahwa kegiatan akbar itu gagal bersebab tidak ada nama dia dalam deretan panitia penting.

Continue reading “Catatan Ini Kutulis Ketika”

31

Trik Picik Menulis Panjang

DALAM PERKARA menulis bebas ada trik yang jika kau terapkan dengan benar akan menghasilkan tulisan panjang. Jumlah katanya dijamin akan berkutat di atas lima ratusan. Trik ini, meski agak sedikit picik, sederhana saja. Tanpa harus pusing-pusing memikirkan ide ini itu. Tanpa menuntut pengadaan modal data anu ini, dan lain sebagainya.

Bagaimana trik yang kumaksud itu? Karena triknya cukup sederhana, baiknya tak kukata secara gamblang begitu saja. Melainkan boleh kau dapat, sekiranya kau jeli, dengan membaca beberapa cerita kecil di bawah ini. Mari. Sila nikmati.

Continue reading “Trik Picik Menulis Panjang”

30

Pentingnya Monumentasi Istilah Jenderal Kardus dan Jenderal Baper

SETELAH BANYAK orang–mulai dari pakar hingga para awam berspekulasi. Jelas sudah calon wakil presiden yang digandeng Jokowi sebagai tandemnya untuk pemilihan umum 2019 nanti adalah Kyai Ma’ruf Amin. Lawan tandem Jokowi – Ma’ruf Amin, sudah jelas juga siapa. Tak lain dan tidak bukan, Prabowo Subianto. Calon presiden gagal pada pemilu 2014 lalu. Kali ini akan naik lagi. Hanya saja tandem yang dipilihnya belum pasti siapa. Kecuali sinyalemen kabar yang beredar di pelbagai laman berita nasional, terdapat beberapa nama yang akan menjadi pasangannya. Sandiaga Uno. Agus Harimurti Yudhoyono–AHY.

Continue reading “Pentingnya Monumentasi Istilah Jenderal Kardus dan Jenderal Baper”

23