Blog Rekomendid Untuk Di Baca-baca

Membaca-baca blog pribadi orang lain adalah satu cara belajar menulisku yang sudah kulakukan sedari dulu. Ada banyak alamat blog yang sengaja aku bookmark di perangkat lunak selancaran dunia maya seperti google chrome dan mozilla fire fox. Belajar dari blog pribadi seseorang, terlebih pemilik blog tersebut adalah orang-orang yang telah khatam dengan urusan dasar dunia kepenulisan, terasa lebih mudah kupahami. Itu tak lain karena biasanya, di blog pribadi itulah mereka menulis secara lebih lepas, menulis dengan segenap unsur subjektivitas yang dipunyainya. Di blog pribadi pula tulisan-tulisan milik seorang penulis tampak lebih orisinil sejak keluar dari pikirannya, tidak mendapat tambalan penyuntingan oleh editor atau pihak kedua. Dari sanalah cara-cara mereka merangkai kalimat lebih enak dicerna. Termasuk pula penggunaan kosa kata tertentu di dalamnya.

Continue reading “Blog Rekomendid Untuk Di Baca-baca”

Apakah Outline Tulisan Penting?

BIASANYA AKU akan menulis apa pun yang terlintas di pikiran ketika sadar tak tahu harus fokus menulis apa. Ada banyak tema berseliweran di kepala, ada banyak ide muncul tenggelam dalam benak, tapi itu tak langsung membuatku bisa menulis detik itu juga. Fokus terhadap sesuatu ide, istiqamah pada tema yang dipilih, jadilah semacam penentu akhir mengada tidaknya tulisan. Tapi inilah yang kerap kualami hingga ujung-ujungnya keinginan menulisku urung hingga waktu tak menentu.

Continue reading “Apakah Outline Tulisan Penting?”

Uteun Wakaf, Lagu Isu Lingkungan Hasil Diskusi di RSJ

TAHUN LEWAT, sekira pekan akhir bulan Agustus, satu lagu Aceh yang mengangkat isu lingkungan dirilis dengan tingkat spontanitas paling dahsyat para musisi dalam menghasilkan lagu. Lagu itu di beri judul, Uteun Wakaf. Liriknya dicipta secara keroyokan, musiknya di aransemen oleh Fuady Keulayu, lalu Rial Amoeba turun suara sebagai vokalnya, dan anak-anak Aceh Documentary bertindak sebagai juru gambar sekaligus juru rekam. Hingga video lagu tersebut dapat dinikmati di laman youtube, seperti yang boleh kau lihat di bawah ini.

Continue reading “Uteun Wakaf, Lagu Isu Lingkungan Hasil Diskusi di RSJ”

Trik Pelengkap Bisa Menulis Setiap Hari Bersama Taufik Al Mubarak

Tulisan ini kutulis setelah membaca satu postingan milik Taufik Al Mubarak, penulis buku Aceh Pungo dan di steemit punya akun bernama @acehpungo. Trik sederhana agar lancar menulis setiap hari. Itulah judul postingannya. Dari judulnya saja, sudah tentu tulisan yang seperti itu adalah gizi pelengkap yang harus sesegera mungkin dilahap, terutama orang sepertiku yang punya kehendak menulis setiap hari.

Setelah membaca dengan seksama postingan sepanjang lima ratus tujuh belas kata tersebut, ada banyak trik menulis yang membuat penulis pemula jadi lebih tercerahkan. Semuanya tertulis dengan bahasa sederhana, mudah ditangkap sekaligus dipraktekkan. Katakanlah satu di antaranya menulis cerita-cerita kecil di balik selembar foto yang tersimpan di folder galeri gawai pribadi. Tapi di antara sekian jumlah trik yang ada dalam tulisannya, satu trik yang dianjurkan dan paling ampuh untuk dipraktekkan adalah; membaca koran pagi. Dalam tulisannya tertulis begini:

Continue reading “Trik Pelengkap Bisa Menulis Setiap Hari Bersama Taufik Al Mubarak”

Tata Cara Memendam Kentut Dalam FGD

FGD. Forum discussion group. Itulah acara yang akhir-akhir ini, dalam semesteran ini, sering aku hadiri. Ada saja undangan datang agar orang-orang di komunitas tempat aku beraktivitas selama ini, hadir di acara-acara tertentu. Baik sebagai pembicara, tapi lebih seringnya sebagai peserta. Undangan itu pun datang dari pihak yang cukup beragam, mulai dari LSM atau pemerintah.

Continue reading “Tata Cara Memendam Kentut Dalam FGD”

Betapa Celakanya Game PUBG

Dalam dua mingguan ini game Player Unkown’s Battle Ground atau disingkat PUBG telah menggerogoti sisi-sisi kebersamaan seorang teman. Rasa sosialnya terhadap orang sekitar lenyap dihisap permainan itu, dan inilah aku, menulis laporan ini tepat ketika si teman tengah hanyut dalam pertualangan perang semu di layar gawainya. Laporan ini kubuat berdasarkan rasa sentimentil yang amat sangat. Bisa kau bayangkan sendiri musababnya kenapa. Apalagi kalau kau pernah dicueki oleh teman, satu-satunya orang yang sedang bersamamu, tanpa bicara sepatah kata pun oleh sebab kesibukannya dengan game itu.

Continue reading “Betapa Celakanya Game PUBG”

Bersoal Suporter Bola

TAK BISA dipungkiri, sepakbola adalah satu olahraga paling menyedot perhatian umat manusia sejagad. Meski masih simpang siur dari mana jenis permainan ini punya asal, dunia sepakat bahwa sepakbola modern dikembangkan oleh orang-orang Inggris. Dan menjadi satu alat kolonialisme paling diterima oleh pribumi-pribumi di negeri-negeri jajahan di antara pelbagai bentuk kebrutalannya. Ihwal bagaimana sepakbola kemudian menyebar dan berkembang dari Eropa ke tanah-tanah jajahan. Ke Amerika Latin, Afrika dan juga Asia.

Continue reading “Bersoal Suporter Bola”

Bagaimana D. T. Vagimbing Ungkapkan Cinta Pada Pamela

DONAT TRAM VAGIMBING. Masih ingat? Syukurlah kalian ingat. Aku hampir saja lupa padanya kalau tidak bertemu dengan Pamela, bakal calon istrinya kemarin siang. Itu pertemuan yang tidak disengaja pada sebuah kedai kopi seputaran Peunayong.

Aku yang sedang ngopi dengan istriku selesai belanja mingguan di Jalan Kartini disapa oleh seorang gadis, cukup membuat istri bermuka asam jawa pada kali pertama. Tapi setelah tahu kalau yang menegur adalah Pamela, cepat-cepat buah asam jawa yang nangkring di muka istriku berganti dengan buah srikaya. Manis seperti biasanya.

Continue reading “Bagaimana D. T. Vagimbing Ungkapkan Cinta Pada Pamela”

Nonton Bola Bareng Anak-anak Milineal

MEREKA ADALAH generasi yang dibesarkan oleh tiga game; Point Blank, Mobile Legend, dan sekarang PUBG. Generasi ini punya meja tetap di kedai kopi yang kekencangan jaringan wi-fi gratisnya sekencang angen boh asee. Nongkrong bergerombol, dengan jadwal kumpul sebelum ashar hingga tengah malam bersamaan dengan ditutupnya kedai kopi.

Ketika berkumpul di kedai kopi langganannya, meja tetap mereka akan penuh dengan gelas minuman pesanan. Tapi yang membuat meja itu tampak sesemrawut meja tukang perbaiki barang elektronik adalah kelit kelindan kabel charger gawai masing-masing, headset, dan dua atau tiga unit laptop.

Continue reading “Nonton Bola Bareng Anak-anak Milineal”

Antara Aliou Cisse dan Joachim Loew

ALIOU CISSE pelatih tim nasional Senegal. Joachim Loew, Jerman. Di antara keduanya terhimpun segala jarak. Persamaan antara keduanya hanya berpaut di sepakbola. Yang dalam Piala Dunia 2018 Rusia, keduanya sama-sama melatih tim negara masing-masing, tapi cuma untuk mengisi pertandingan-pertandingan di fase grup saja.

Kecuali bertaut di dunia sepakbola, selebihnya adalah beda yang menganga. Lebih-lebih kalau diperbandingkan jumlah gaji yang didapati selama menjadi pelatih tim nasional masing-masing. Jarak pendapatan Loew dan Cisse, boleh dikata menga-nga selebar akumulasi nga-nga mulut seluruh penduduk Senegal beserta turis yang datang kesana.

Continue reading “Antara Aliou Cisse dan Joachim Loew”