Petang di Bivak Emperom

BIVAK EMPEROM akan memulai denyutnya setelah tengah hari. Dari subuh ke pagi, tempat ini tertidur dengan pulasnya, tanpa ada satu pun kuasa kebisingan atau kegemparan bisa membuatnya terbangun seketika. Petang hari adalah waktu di mana Bivak Emperom berdenyut dengan sempurna. Orang-orang beraktivitas layaknya aktivitas pegawai negeri setelah upacara senin pagi. Titik jedanya pas azan maghrib. Lantas denyut itu berlanjut lagi hingga tengah malam, tak jarang sampai ke dini hari.

Ketika matahari turun dan cahayanya menyelinap dari sela-sela dedaunan beringin yang tumbuh di tembok Bivak Emperom. Orang-orang di sana melakukan aktivitasnya masing-masing dengan kekhusyukan penuh. Menyeluruh. Maniak game  menekuri gadgetnya. Yang melukis meratapi kanvasnya dengan warna-warna. Tukang desain mematut-matut objek desain di keheningan layar laptop. Yang menulis melepaskan jemarinya melatai deretan tombol huruf. Sementara si pemetik gitar memperlebar pendengarannya ketika nada-nada tercipta, mengulangnya, hingga lelagu baru tercipta.

Ada banyak kabar dibicarakan di sini. Didiskusikan. Kerap berlangsung dalam keseruan lomba debat tanpa juri, hal yang kemudian banyak menghasilkan slogan, tulisan, lagu, lukisan, desain, yang hampir semuanya bernada sarkas. Ada banyak orang yang pernah berkunjung ke sini pulang dengan perasaan was-was. Memendam kehendak; apakah ingin balik lagi. Atau cukup sekali itu saja. Lantas menceritakan kekhawatirannya pada yang lain tentang potensi-potensi liar yang sulit dijinakkan.

Bagaimana pun juga petang berjalan dengan semestinya di sini. Bivak Emperom menjalani hari-harinya dengan ketergesaan yang dipunyai seekor kura-kura. Segalanya berlangsung apa adanya. Sederhana. Biasa-biasa saja. Namun yang menjadi kebiasaan di antara keseluruhannya, inilah sesempurna tempat mengasingkan diri dari kepul asap kedai kopi yang memerihkan mata. Dari perasaan ketercundangan malam akhir pekan yang sepi, sendiri.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *